Verval-Nomor-Ponsel-Siswa

Verval Ponsel Siswa Bulan Oktober

Verval Ponsel Siswa dibuka kembali Operator Sekolah diharapkan untuk segera melakukan perbaikan di laman https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id login menggunakan akun SSO Kemdikbud.

Berikut ini hal-hal yang harus dilakukan oleh operator sekolah:

  1. Memperbarui nomor ponsel siswa yang dinyatakan tidak aktif oleh provider
  2. Mengganti nomor ponsel atas permintaan siswa
  3. Validasi kepemilikan nomer ponsel
  4. Pilih “Ya” jika bersedia menerima bantuan kuota belajar
  5. Menunggu Verval dari Provider Seluler
  6. Buat SPTJM login di halaman : https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id/sptjm/index.php/Csptjm
  7. Cetak SPTJM dengan diberikan Materai Rp. 6.000, ditandatangani Kepsek serta dicap basah.
  8. Upload SPTJM

Pada bulan Oktober ini penulis harapkan untuk Operator Sekolah jangan menunda-nunda untuk memperbaiki data yg masih salah. Karena semakin mendekati deadline biasanya website sering kebanjiran traffic (website down) yang membuat kita banyak menghabiskan waktu.

Verval Ponsel Siswa Bulan September

Proses Verval Siswa pada bulan September memakan bayak sekali permasalah yang dihadapai. Berikut ini beberapa permasalahan dalam melakukan Verifikasi dan Validasi Nomor Ponsel Siswa:

  1. Jarak pemberitahuan dengan deadline terlalu cepat.
  2. Limit waktu atau deadline yang sangat singkat.
  3. Membludaknya Traffic website https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id
  4. Sulitnya untuk mengumpulkan data ponsel siswa yang aktif.
  5. Terkendala dengan sinyal provider seluler di daerah pedesaan dan mengakibatkan ditolaknya nomer siswa dikarenakan tidak aktif
  6. Kualitas jaringan internet yang semakin hari semakin menurun.
  7. Sulitnya untuk melakukan Cetak SPTJM.

Dari masalah diatas penulis menarik kesimpulan bahwa masih banyaknya PR Pemerintah diantaranya :

  1. Infrastruktur jaringan telepon seluler yang belum maksimal dalam hal Signal.
  2. Semakin buruknya kualitas jaringan Internet di daerah pedesaan terutama pada masa Pandemi Covid-19.
  3. Perhatikan kondisi sekolah yang berada di daerah pedesaan, apakah bisa diterapkan kebijakan yang telah dibuat.
  4. Paket internet yang diberikan ke Guru dan Siswa tidak dapat digunakan secara maksimal untuk daerah yang sulit sinyal internet.
  5. Tidak diberikannya Paket Data Internet khusus untuk Tenaga Pendidikan yang memiliki tugas tambahan sebagai Operator Sekolah.
  6. Infrastruktur Data Center (Server) Kemdikbud yang belum cukup memadai untuk menghandle banyaknya user yang mengakses.
  7. Aplikasi besutan Kemdikbud masih banyak sekali Bug (celah keamanan system) yang sangat berbahaya apabila tidak segera di tambal.

Dari kondisi diatas penulis tidak bermaksud apa-apa hanya saja kendala yang kami “Operator Sekolah” dapatkan dilapangkan seperti itu.

Saya rasa cukup sekian dulu artikel tentang “Verval Ponsel Siswa Bulan Oktober” semoga kita semua selalu diberikan kesehatan.

“Salam Satu Data, Maju Bersama Hebat Semua”
— Operator Sekolah —

Artikel Lainnya :

Belum ada Tanggapan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *